STRATEGI COST LEADERSHIP DAN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA PERBANKAN SYARIAH T. Saipul Hadi & Nisful Laila
Universitas Airlangga
Abstract
Tujuan - Tujuan dari artikel ini adalah untuk memeriksa pengaruh strategi cost leadership dan intellectual capital (IC) pada kinerja keuangan bank syariah di Indonesia.
Desain/metodologi/pendekatan - Studi ini menggunakan data dari 14 bank syariah di Indonesia pada periode antara 2014 dan 2020. BOPO digunakan untuk mengukur strategi cost leadership dan MVAIC yang dimodifikasi digunakan untuk mengukur IC. Metode digunakan adalah metode regresi panel.
Temuan - strategi cost leadership dan IC secara signifikan meningkatkan profitabilitas bank syariah di Indonesia. Ketika semakin sedikit biaya yang dikeluarkan oleh bank syariah tentang bagaimana mengelola bisnis mereka, semakin efektif mereka dalam mengendalikan biaya mereka, sehingga menghasilkan proses alokasi sumber daya yang lebih efesien yang akan menghasilkan tingkat pengembalian yang lebih besar bagi bank syariah dan berdampak pada kinerja bank syariah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa di antara bank syariah di Indonesia, bank Aladin syariah yang paling efisien dalam mengelola biaya dan memanfaatkan IC mereka.
Keterbatasan/implikasi penelitian - Hasil penelitian hanya terbatas pada bank umum syariah di Indonesia dan data hanya 14 bank yang digunakan untuk menarik kesimpulan.
Keaslian/nilai - Artikel ini mengisi kekosongan dalam literatur yang ada tentang strategi cost leadership dengan pengukuran BOPO dan IC dengan menggunakan MVAIC terhadap profitabilitas bank syariah pada Bank Syariah di Indonesia.