Tekanan Anggaran Waktu dan Perilaku Reduksi Kualitas Audit: Pengujian Peran Mediasi Exhaustion, Cynicism, dan Professional Inefficacy Ni Nyoman Sri Rahayu Damayanti (a)
(a) Program Doktor Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
ni.nyoman.sri-2021[at]feb.unair.ac.id
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri peran tekanan anggaran waktu pada exhaustion, cynicism, professional inefficacy, dan perilaku reduksi kualitas audit. Tekanan anggaran waktu akan mengarahkan auditor pada kondisi burnout. Pada penelitian ini, burnout dipandang sebagai konstruk multidimensi yang terdiri dari exhaustion, cynicism, dan professional inefficacy. Kondisi burnout yang dialami auditor cenderung mengarahkan mereka pada perilaku yang dapat mereduksi kualitas audit. Perilaku ini dimanifestasikan dengan berbagai tindakan yang dapat mengurangi efektifitas bukti audit, sehingga bukti audit menjadi tidak memadai baik dari segi kuantitas dan kualitas. Kondisi tersebut membuat informasi yang dituangkan pada kertas kerja menjadi tidak handal. Ketidakhandalan informasi dapat meningkatkan kecenderungan pemberian opini audit yang keliru. Theory of Planned Behavior dan Job Demand Resources digunakan untuk menjelaskan hubungan antar konstruk. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah auditor junior dan senior yang bekerja di Kantor Akuntan Publik di Provinsi Jawa Timur yang terlibat dalam pelaksanaan audit atas laporan keuangan dengan pengalaman audit minimal selama 2 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling. Model pengukuran dan struktural diuji dengan SEM-PLS dengan melibatkan variabel kontrol gender dan pengalaman kerja. Analisis berikutnya adalah robustness checks pada model pengukuran dan struktural.